Penghalang Faktor Eksternal | Kasus “Stop Dreaming Start Action”

August 13, 2009

Stop dreaming start action menjadi ajang persaingan yang sangat berat. Tentu karena stimulus hadiah yang dijanjikan sangat menarik. Hal itu membuat hampir semua blogger terlibat dalam kontes stop dreaming start action ini. Bagi seorang yang mempunyai jiwa petarung sejati, persaingan dalam stop dreaming start action yang demikian sengit itu bukan melemahkan semangatnya, tetapi sebaliknya, justru membuat semangatnya bertambah.

Tentu saja banyak faktor yang mempengaruhi semangat dalam persaingan stop dreaming start action. Selain stimulus hadiah tersebut, faktor eksternal lainnya pun bisa berpengaruh. Koneksi internet yang lambat bisa melemahkan semangat. Untuk melakukan optimasi stop dreaming start action seorang blogger membutuhkan efektifitas dan efisiensi waktu, sehingga bisa betul-betul mendapatkan hasil yang optimal. Koneksi lemot menjadi kasus eksternal yang menghambat dalam optimasi stop dreaming start action.

Jangan Menyerah untuk Stop Dreaming Start Action

August 11, 2009

Stop dreaming start action memang sesuatu yang berat. Tetapi seberat apapun sebaiknya jangan menyerah untuk stop dreaming start action. Apapun halangan dan rintangan untuk melanjutkan stop dreaming start action harus dihadapi. Sebab, dengan tidak menyerah dalam stop dreaming start action berarti telah mengikuti sampai akhir pengujian dan pelatihan teknis seo seseorang. Di dalam stop dreaming start action diukur kemampuan seorang blogger dalam hal seo.

Memang, dengan mempertimbangkan secara cermat dan secara kalkulatif bila yakin tidak bakal menang dalam stop dreaming start action lalu orang memutuskan untuk menyerah adalah baik juga. Kenapa kok begitu? Ya bila pertimbangannya adalah demi efisiensi. Tetapi, tetap saja saya menyarankan untuk tidak menyerah dalam stop dreaming start action. Sebab dengan mengikuti sampai akhir stop dreaming start action, kemampuan dan kematangan seo seseorang dapat terukur. Lagi pula, proses dalam stop dreaming start action pastilah akan berguna, terutama dalam pengalaman dan meningkatkan kemampuannya dalam seo.

“Stop Dreaming Start Action” sebagai Motivasi

August 4, 2009

Seorang teman saya yang ikut kontes SEO “Stop Dreaming Start Action” mengatakan bahwa ia hampir-hampir tidak bisa lagi meninggalkan aktivitas bloggingnya barang sehari saja. Semula ia merasa tidak lagi mampu meneruskan kontes tersebut. Mungkin dia telah sampai titik jenuh. “Pesaingnya para master semua. Bagaimana mungkin seorang newbie mampu menembus persaingan tersebut.” Katanya pada saya.

Nada pesimis muncul. Mungkin lebih mengenaskan dari istilah pesimis. Putus asa. Itu yang tepat. Sebuah tantangan telah dijalani. Tetapi tengah perjalanan kehilangan semangat dan harapan. Maaf, ada istilah jorok yang cocok untuk ini, ‘editansil‘ alias ‘ejakulasi dini tanpa hasil’. Maka, bukan lagi ‘stop dreaming start action’ tapi ‘stop dreaming stop action’. Dua hari ditinggalkannya blognya. Pagi hari ia iseng buka internet. Langsung mengecek posisi blognya. Dia cari mulai dari halaman 10 sampai halaman 50. “Ah, mungkin sudah hilang dari serp Google..” pikirnya. Langsung ia menuju ke halaman pertama untuk melihat siapa yang sedang di posisi teratas. Masih yang dua hari lalu yang bercokol di sana. Tetapi yang di urutan kedua hampir tidak dapat ia percayai. Nama blognya ada di sana. “Ini tidak mungkin…” pikirnya.

Sekali lagi ia mencoba mengecek dari awal di mesin pencari. Hasilnya tetap sama. “Gila…!!! Ini beneran..” katanya. Mulailah ia menghubungi saya. Ia minta saya mengecek lewat komputer saya. Jangan-jangan komputernya dia yang keliru. Aku coba cek, ternyata benar. Blog dia ada pada urutan kedua. Setelah itu tampak dia sangat bersemangat.

Siang hari ia menghubungi saya untuk mengecek ulang. Saya lakukan permintaannya. Tetapi blognya dia tidak ada pada posisi seperti tadi pagi. Saya katakan padanya apa yang saya peroleh dari hasil pengecekan itu. Hasil pengecekan saya sama dengan hasil pengecekan dia. Tulisan dengan judul “Stop Dreaming Start Action” pada blognya telah terlempar pada halaman ke-7. Tampak dia tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya dari nada suaranya.

Itulah jika sebuah ‘action’ yang selalu berorientasi pada hasil. Seharusnya ia menyadari action-nya dalam kontes tersebut yang nota bene berhadapan dengan para master yang bukan tandingannya haruslah berorientasi pada ‘proses‘. Tidaklah mungkin dia akan mencapai hasil seperti para master itu jika ia tidak setia pada proses. Para master itu pun dulunya menjalani proses yang sama. Maka, “Stop Dreaming Start Action” bukanlah apa-apa jika ia tidak berani menghentikan angan-angannya untuk memenangkan kontes tersebut tanpa setiap pada action yang mengarah pada pencapaian harapan tersebut. Jangan patah semangat meski tak terlihat peluang sekecil apapun, sebab proses yang dijalani dengan setia akan membuahkan hasil yang tak terduga. Mungkin bukan kesempatan ini, tetapi untuk kesempatan selanjutnya. Maka, “Stop Dreaming Start Action” akan menjadi motivasi yang baik untuk menumbuhkan harapan yang telah mati.

Motivasi sebagai Motif Aksi

July 22, 2009

Motivasi adalah dorongan moral untuk bertindak atau berperilaku tertentu. Pengertian ini akan lebih jelas jika kita sebut dengan dua kata kunci “motif” dan “aksi“. Motif adalah dorongan atau alasan rasional untuk bertindak. Sedangkan “aksi” adalah “tindakan atau kegiatan”.

Dengan pertian seperti di atas, motivasi tentu bukan sesuatu yang sepele dalam kehidupan manusia. Melihat pentingnya motivasi dalam kehidupan manusia, bidang ini tampaknya mulai mendapatkan penggarapan yang serius dari berbagai kalangan. Di kalangan akademisi mengembangkan ilmu konseling sebagai bagian dari psikologi yang menggarap bidang ini. Di perusahaan-perusahaan dibentuk divisi pengembangan sumberdaya manusia (PSDM) yang tidak lain ialah untuk memotivasi para karyawan agar tetap bersemangat dalam mewujudkan misi perusahaan. Bahkan sekarang ini bertebaran para motivator independen yang menjual jasa untuk memberikan suntikan energi positif kepada kliennya dengan kata-kata motivasi. Sekali lagi, jangan anggap tidak penting motivasi dalam hidup kita.

Di mana kita bisa dapatkan motivasi? Kalau Anda berduit banyak, datanglah kepada para motivator beken yang memang telah ahli menyemangati orang. Tetapi jika Anda tidak ingin mengeluarkan uang untuk mendapatkan suntikan semangat, browsing saja di internet, ada banyak situs dan blog yang menyediakan secara cuma-cuma bahan-bahan inspiratif yang dapat memotivasi Anda.

Jika Anda tahu sebenarnya bagaimana sebuah serum motivasi bekerja dalam diri Anda, Anda tidak perlu mencari motivasi di luar diri Anda. Motivasi itu sebenarnya ada di dalam diri Anda. Seperti antibiotik yang tinggal dalam sel-sel darah kita, begitu pula motivasi tinggal dalam harapan dan impian-impian kita. Seperti halnya antibiotik dalam diri kita bisa menguat dan melemah karena sebab tertentu, begitu pula motivasi dalam diri kita.

Jika kita lalai menjaga kebugaran dan pola konsumsi yang tidak sehat, badan kita akan mudah terserang penyakit dan kita merasa lemah. Itu karena antibiotik dalam tubuh kita melemah sehigga tidak mampu melawan virus yang menyerang jaringan tertentu dalam tubuh kita. Begitu pula bila kita tidak menjaga konsistensi harapan dan impian-impian kita, maka tindakan kita untuk mewujudkan harapan itu akan melemah. Itu karena motivasi dalam diri kita melemah.

Melatih kebugaran harapan-harapan kita adalah salah satu cara memperkuat motivasi kita. Bergaul dengan orang-orang berpandangan positif dan membaca literatur-literatur inspiratif merupakan nutrisi yang sehat bagi motivasi kita. Tetapi, motivasi hanya berguna jika ia betul-betul mampu menggerakkan kita untuk melakukan tahapan-tahapan untuk mewujudkan harapan-harapan kita. Mungkin itu pula yang menginspirasikan seorang Joko susilo menggelar kontes stop dreaming start action agar kita sadar bahwa mimpi saja tidak cukup, perlu melakukan aksi, tindakan untuk mewujudkannya.

Hello world!

July 22, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.